Perkembangan Bank Syariah di Dunia Dan Indonesia

Perkembangan Bank Syariah – Sejarah Perbankan Dunia mencatat bahwa perkembangan bank Syariah mampu menembus hasil yang positif di dunia perbankan. Sebagai lembaga keuangan, bank tentu beroperasi sebagai tempat penitipan harta yang dimiliki oleh seseorang. Hal tersebut memang di inisialir untuk mendapatkan beberapa keuntungan kapitalis. Namun, hal tersebut memang sangat dibutuhkan, melihat para pengusaha yang tidak ingin kehilangan hartanya akibat di rampok dan lainnya.

Perkembangan Sudut Pandang Bank Dunia dan Sistem Syariah

Bank sendiri berkembang pesat meskipun dahulu namanya bukanlah sebagai bank. Tetapi transaksi ini sudah ada sejak lama saat jaman medieval atau jaman kerajaan dari sistem barter hingga berevolusi sebagai sistem modern seperti sekarang.

Perbankan syariah dan produk- produknya muncul pertama kali di negara Mesir. Tetapi saat itu masih belum menggunakan istilah- istilah didalam ke-Islaman. Karena memang saat itu sedang genting akan rezim dengan tatapan fundamentalis terhadap gerakan agama Islam. Ahmad El Najjar, dicatat sebagai sebuah revolusioner pengubahan konvensional terhadap sistem syar’i. Dan kota Mit Ghamr menjadi sebuah acuan penting didalam perkembangan bank syariah di era 1963.

Ternyata percobaan ini sangat sukses sampai hingga tahu 1967-an. Tercatat ada 9 bank yang memiliki konsep tatanan Syariah di berbagai kota Mesir. Yang paling terkenal di konsep ini ialah bank- bank tersebut tak memungut bunga. Usaha perbankan ini cukup populer dan juga terbilang sukses sehingga para pemodal dan juga investor asing pun tidak segan- segan menanamkan usahanya di sektor perbankan Syariah ini.

Acuan dari berdirinya bank islam ini semakin bertahap sampai di tingkat internasional. Tercatat pada tahun 1969 silam, tepatnya di tanggal 21 sampai 27 april, beberapa negara islam yang ada di dunia berkumpul dan membuat sebuah konferensi besar untuk merumuskan hal ini. Keputusan tersebut diantaranya:

  1. Pembahasan Keuntungan

Hasil- hasil dari keuntungan tentu masih berlandaskan hukum untung atau rugi. Maka dari itu, bila tidak berdasarkan hukuman tersebut maka berlaku fatwa haram.

  • Bersih Dari Riba

Dari sini, semua Negara diwajibkan untuk membersihkan sistem perbankan seperti menghilangkan unsur Riba secepat mungkin.

  • Melakukan Uji Kualitas

Sambil menunggu berdirinya bank-bank islam yang beredar di Dunia, maka bank-bank yang masih menguji bisa melakukan bunga. Namun hal itu masih dibatasi atau dengan keadaan genting saja.

Sejarah Perkembangan Bankan Islam di Indonesia

Dengan banyaknya praktisi Muslim dalam keilmuan syariah, maka perkumpulan pengusaha muslim campuran mampu mendirikan sebuah Bank Syariah pertama yaitu Bank Muamalat. Tentu nama ini sudah tidak asing bagi kita, karena sampai tahun 2019 bank tersebut mampu berdiri kokoh. Tahun 1991 adalah titik balik revolusi perbankan di Indonesia karena setelah 40 tahun Indonesia merdeka, tidak satupun Bank yang memakai konsep Syariah ini, padahal mayoritas agama penduduk Indonesia adalah beragama Islam.

Sejauh ini, Bank konvensional pun tidak ingin menghilangkan taringnya di kanca perbankan nasional. Oleh karena itu beberapa Bank Konvensional membuat sistem operasi berbasis Syariah. Banyak yang berspekulasi bahwa ini bukan hanya melihat sudut pandang mayoritas atau agama saja namun sebuah terobosan bisnis yang nyata.  Maka dari itu, hadir Bank- Bank dengan label syariah

Bila mengkaji lebih dalam pada era 2007 terjadi titik besar pada perkembangan dunia perbankan syariah. Tahun itu muncul 3 institusi bank berbasis sistem syariah di Indonesia. Selain Bank Muamalat Indonesia, terdapat juga Bank Syariah Mandiri dan juga Bank Mega Syariah. Melihat perkembangan bank umum, tentu semuanya mengikuti sistem ini. Di tahun berikutnya sekitar unit usaha dari bank umum membuat sistem operasional syariah lebih dari 19 bank. Salah satunya Bank Negeri Indonesia (Persero), BPR syariah dan juga Bank Rakyat Indonesia (Persero).

Itulah perkembangan bank syariah sejak jaman dahulu hingga sekarang yang wajib Anda ketahui sehingga akan menambah wawasan Anda.

Submit Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *