Investasi Saham Syariah Sebagai Pilihan Tepat Untuk Kesejahteraan

Investasi Saham Syariah – Walau perkembangan perbankan yang sudah maju ini, ternyata tidak sedikit orang yang masih ragu- ragu dalam berinvestasi. Rasa ragu itu terlihat dari sisi kejelasan dan sistem yang detail. Sehingga membuat kebanyakan masyarakat Indonesia enggan untuk berinvestasi, apalagi bila berbenturan dengan sebuah prinsip agama. Oleh karena itu, hadir sebuah investasi saham syariah, menjadi pilihan yang bagus untuk masyarakat Indonesia.

Saham Yang Ada Di Indonesia

Kenyataannya banyak yang tidak mengetahui bahwa perusahaan- perusahaan yang terdaftar dari bursa saham, adalah perusahaan berbasis sistem syariah. Dan harusnya hal ini bisa teredukasi kepada masyarakat luas agar masyarakat tergugah untuk membangun ekonomi yang mampu mensejahterakan bangsa.

Bisa dibilang bahwa setiap produk investasi saat ini sudah memiliki desain sesuai kaidah dan prinsip- prinsip Syariah. Tentu saja perusahaan yang beredar di Indonesia sudah lama sangat memahami bahwa masyarakat di Indonesia rata- rata memeluk agama Islam sebagai mayoritas. Sehingga hal tersebut menjadi titik pola fikir bisnis positif yang bisa di setarakan dengan investasi saham syariah.

Jumlah perusahaan yang membuka pintu saham dengan menggunakan sistem syariah saat ini sudah banyak. Sehingga seharusnya menjadi pilihan yang bagus untuk sedikit memulai investasi jangka panjang. Kebanyakan masyarakat menengah keatas menginvestasikan dana-nya ke dalam bentuk investasi emas. Hal itu memang sangat wajar karena emas memiliki nilai tetap. Bayangkan saja dari jaman Nabi dahulu kira- kira 1400 tahun yang lalu, 1 dirham senilai satu ekor kambing, dan meski sekarang sudah memasuki tahun milenial, 1 dirham masih sama dengan harga 1 ekor kambing dan domba.

Investasi Saham Syariah Dan Investasi Lain

Meskipun begitu, Investasi saham pun tidak kalah seru dan menguntungkannya dari investasi emas. Karena investasi yang baik tentu saja mampu menggerakan kesejahteraan rakyat dari sisi perkembangan ekonomi. Sudah pasti sebuah perusahaan yang menggunakan sistem syariah, membutuhkan segelontoran investasi saham syariah untuk mengembangkan usahanya.

Otomatis, perusahaan yang berkembang membutuhkan pasokan tenaga kerja yang tidak sedikit. Sehingga sebuah perusahaan akan mencari banyak sumber daya manusia untuk mengembangkan usahanya. Dan hal itu sangat mempengaruhi, dari sisi nilai kemanusiaan dan kemajuan ekonomi suatu bangsa. Apalagi bila kita paham bahwa di dalam ajaran sebuah muslim, hubungan antara manusia dan mahluk harus terjaga dengan baik.

Hukum Investasi Saham Syariah

Dilansir dari Bursa Efek Indonesia (BEI), produk atau sistem saham syariah merupakan “efek” yang memiliki pergerakan saham dengan prinsip syariah untuk sebuah Pasar Modal. Tentu saja kontribusi OJK dan MUI mampu bekerja baik dalam ranah hukum permodalan dan investasi. Berdasarkan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan juga Lembaga Keuangan No. KEP-208/BL/2012 lahir sebuah Kriteria dan juga Penerbitan Daftar Efek Syariah yang bisa beroperasi. Kriteria tersebut yaitu

  1. Hukum Emiten (pihak yang melakukan penawaran Investasi

Emiten tidak  melakukan kegiatan usaha yang tak sesuai prinsip dan kaidah dari keuangan syariah seperti saham judi, perdagangan gelap, permintaan palsu, bank berbasis bunga, asuransi, barang haram lainnya, produksi mudorat, transaksi dengan unsur suap dan hal lain yang bertentangan dengan prinsip keuangan Syariah.

  • Tanggung Jawab Emiten

Rasio keuangan harus sepenuhnya di tanggung Emiten. Hal tersebut berkaitan dengan aset dan peraturan yang akan menguntungkan keduabelah pihak seperti total pendapatan, persentase modal dan lainnya.

Itulah beberapa manfaat bila kita melakukan saham investasi berbasis syariah. Karena Investasi saham syariah, seharusnya dapat menjadi solusi yang baik bagi masyarakat Indonesia.

Submit Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *