Manfaat Ilmu Ekonomi Syariah Untuk Kesejahteraan Tatanan Hidup

Ilmu Ekonomi Syariah – Bila berbicara tentang Ekonomi Syariah tentu saja tidak terlepas dari suatu sistem ekonomi ke- Islaman yang memang sedang marak di tahun 2019 ini. Sudah pasti pilihan sistem perbangkan atau tatanan ekonomi Syariah lebih populer ada di tanah Indonesia. Selain masyarakat yang rata- rata beragama muslim, tentu sistem syariah ini lebih diminati karena keuntungannya. Maka dari itu ilmu ekonomi Syariah dipelajari di berbagai konsentrasi bidang keilmuan.

Perbedaan Tatanan Ekonomi dan Kehidupan

Sebagai umat muslim, tentu selalu di ajarkan oleh kejujuran dan tidak berlebih- lebihan dalam kehidupan. Apalagi yang berkaitan dengan ruang lingkup uang. Jaman dahulu kala, kiranya 1400 tahun yang lalu, Rosulullah atau Nabi Muhammad, memang dikenal sebagai seorang yang jujur. Mungkin saat itu beliau menjadi viral di negri Arab karena kejujurannya, bukan karena yang lain, meskipun agama Islam belum ada. Kejujurannya tersebut terlihat di masa hidupnya. Hingga di umur 40 tahun beliau baru mendapat wahyu ke-Nabi-an dan menyebarkan konsep Islam.

Melalui Al-Quran dan lifestye beliau, tentu mampu mengubah tatanan perekonomian yang penuh intrik dan tipu daya, menjadi tatanan ekonomi kesejahteraan bangsa. Dan hal itu terus dikembangkan berdasarkan adab dan ruanglingkup lingkungan tertentu. Pemakaian sistem ini, tentu sangatlah fleksibel dan bisa dilakukan di sepanjang masa umat manusia. Oleh karena itu pentingnya ilmu ekonomi syariah adalah salah satu penawar bagi tatanan hidup yang carut- marut.

Konsep dan pedoman Islam yang sesungguhnya adalah rahmatal lilalamin, yaitu obat penawar bagi alam semesta, bukan rahmatan lil muslimin, atau bukan hanya untuk kaum muslim saja.

Solusi Bagi Para Bisnisman

Kita tahu bahwa investasi adalah salah satu upaya untuk mendapatkan keuntungan dari modal yang kita miliki, atau melipatgandakan harta yang kita miliki. Dan di dunia Lahirlah sistem- sistem yang memaksa kita tergiur akan tawaran yang menjanjikan, dan kita dipaksa bertaruh agar kita mampu menggelontorkan sejumlah modal kita.

Meskipun secara analogi hasil dari konsep ilmu syariah ini, sama- sama saja, tetapi itikad baik kejujuran, detai dan teliti adalah pembeda yang paling jelas. Dibanding sistem- sistem lain yang biasanya “sering terdapat biaya- biaya tidak masuk akal” yang membuat pembisnis emosi.

Oleh karena itu, jalan dari sistem keuangan atau ekonomi syariah ini, mampu menjadi solusi yang baik dari pada bertaruh kepada ketidak pastian.  Maka Janganlah terheran, bila sistem Ekonomi Syariah saat ini, memang sedang digemari oleh beberapa kalangan masyarakat dunia, bahkan ajaibnya di Negara- negara yang memang mayoritas penduduknya bukanlah Muslim.

Pentingnya Ekonomi Syariah

Memahami pengetahuan ekonomi syariah sebagai mahluk hidup kita ingin membuat tatanan masyarakat yang sehat dalam hartanya. Sehat berarti dengan menggunakan sistem kerja yang adil, jujur serta transparan secara mendetail. Maka manfaat Ekonomi Syariah adalah:

  1. Menghindari Blunder Dalam Tatanan Ekonomi

Sistem syariah mampu mengurangi kerentanan yang terjadi antara sistem keuangan dengan beberapa sektor rill. Hal itu tentu mampu membuat sistem ekonomi terhindar dari pengelembungan ekonomi.

Bagi hasil, tentu mampu membuat tidak adanya sebuah jarak antara sistem kongkrit keuangan dengan berbagai sektor rill, hal tersebut pun di “Amin” kan oleh Mantan presiden Republik Indonesia, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono

  1. Menghindari Biaya Spekulatif

Adanya sistem yang detai dan transparan, maka prediksi dan plan tentu disediakan untuk mencari titik aman dalam bisnis investasi. Oleh sebab itu sistem Syariah mampu menghindari dari pembiayaan yang memiliki sifat spekulatif.

Oleh karena itu, Ilmu ekonomi Syariah sangatlah penting untuk pengembangan kehidupan masyarakat yang sejahtera, bahkan bila di lakukan dengan serius, tidak menutup kemungkinan, bahwa negara Indonesia akan terbebas dari hutang dan riba.

Submit Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *